Apakah Vitamin C Harus Diminum Setiap Hari? Ini Penjelasannya

 30 Oct 2025

Vitamin C penting bagi tubuh dan berperan besar dalam menjaga daya tahan tubuh. Berbeda dengan beberapa vitamin lain, tubuh tidak dapat memproduksi vitamin C sendiri, sehingga asupannya harus diperoleh dari makanan atau suplemen setiap hari, seperti  misalnya buah jambu merah, stroberi, pepaya, paprika, dan mangga. Vitamin C dikenal sebagai vitamin yang dapat membantu memelihara dan menguatkan sistem imun tubuh. Bila perlu, meminum suplemen vitamin C dengan dosis aman juga bisa dilakukan untuk memenuhi kebutuhan vitamin C per hari.

Bicara tentang kebutuhan vitamin C, Anda pasti pernah bertanya-tanya apakah dosis yang selama ini dikonsumsi sudah tepat atau justru berlebihan? Berapakah dosis vitamin C yang ideal untuk orang dewasa? Dan jika ternyata kelebihan vitamin C, apakah berbahaya bagi kesehatan tubuh? Temukan jawaban dari beragam pertanyaan tersebut di bawah ini. Vitamin ini dikenal karena kemampuannya memperkuat sistem imun, membantu penyerapan zat besi, mempercepat penyembuhan luka, serta melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas.

Mengapa Vitamin C Harus Diminum Setiap Hari?

Karena sifatnya tidak dapat diproduksi maupun disimpan lama oleh tubuh, vitamin C harus dikonsumsi secara rutin agar kadar dalam darah tetap optimal.

Beberapa alasan mengapa konsumsi harian vitamin C sangat penting antara lain:

  • Menjaga sistem imun: Membantu produksi sel darah putih dan meningkatkan kemampuan tubuh melawan infeksi.
  • Mendukung pembentukan kolagen: Kolagen berperan dalam menjaga kesehatan kulit, gigi, gusi, dan pembuluh darah.
  • Meningkatkan penyerapan zat besi: Terutama dari sumber nabati, sehingga mencegah anemia
  • Mempercepat pemulihan luka: Dengan membantu regenerasi jaringan dan melawan peradangan

Baca selengkapnya : 6 Cara Alami Meningkatkan Daya Tahan Tubuh di Musim Hujan

Kebutuhan Vitamin C Harian Berdasarkan Usia

Kebutuhan vitamin C harian setiap orang berbeda-beda, yang secara umum berdasarkan kelompok usia. Misalnya saja untuk balita di rentang usia 1 hingga 3 tahun, kebutuhan vit C harian yang direkomendasikan adalah 40 mg. Sedangkan anak-anak pada kelompok usia 4 hingga 9 tahun membutuhkan 45 mg vitamin C setiap hari. Saat bertambah usia menjadi 10 hingga 12 tahun, anak-anak membutuhkan 50 mg vitamin C. Beranjak remaja pada usia 13 sampai 15 tahun, kebutuhan vitamin C setiap harinya meningkat menjadi 65 mg untuk perempuan dan 75 mg untuk laki-laki. Dari titik ini kebutuhan vitamin C tidak hanya ditentukan oleh faktor usia namun juga jenis kelamin.

Nah, ketika dewasa hingga lansia dosis konsumsi vitamin C per hari naik menjadi 75 mg untuk wanita dan 90 mg untuk pria. Angka kebutuhan ini mungkin bisa dipenuhi hanya dengan diet seimbang, jika masih balita atau anak-anak yang hanya membutuhkan ratusan miligram vitamin C. Namun, kondisinya berbeda dengan remaja dan dewasa yang kebutuhannya naik sampai ribuan milligram. Itulah sebabnya ada baiknya untuk selalu sedia suplemen vitamin C agar kebutuhan harian terpenuhi.

Sumber Vitamin C Alami

Sebenarnya, vitamin C adalah zat yang sangat mudah didapatkan di sekitar karena banyak terkandung dalam sayuran dan buah-buahan. Jika diurutkan dari bahan makanan dengan kandungan vitamin C tertinggi ke yang paling rendah, maka urutan pertama diduduki oleh jambu merah yang mengandung 165 mg vitamin C. Kemudian disusul oleh stroberi dengan 98 mg, pepaya dan paprika 95 mg, jus jeruk 60 mg, kale 53 mg dan brokoli 50 mg.

Bagi balita dan anak-anak yang sudah bisa mengkonsumsi berbagai macam makanan, mendapatkan asupan vitamin C yang cukup hanya dari aneka jenis makanan sangat mungkin dilakukan. Namun ingat, orang dewasa yang memiliki kebutuhan vitamin C lebih banyak perlu mendapatkan sumber vitamin lainnya, yaitu dari suplemen makanan baik yang berbentuk cair, tablet telan, tablet kunyah maupun tablet larut air.

Jika Kelebihan Vitamin C

Batas konsumsi vitamin C per hari secara umum bagi orang dewasa adalah 2000 mg. Jumlah ini biasanya tidak dapat langsung dipenuhi baik dari makanan ataupun suplemen. Dosis 2000 mg seringkali menjadi jumlah akumulasi yang didapatkan ketika Anda makan makanan yang kaya vitamin C sekaligus meminum suplemen yang tinggi kandungan tersebut. Nah, jika ternyata jumlah vitamin C yang masuk ke dalam tubuh melebihi ambang batas maksimal, apa yang akan terjadi? Tidak ada.

Pasalnya, vitamin C adalah zat yang bersifat larut dalam air sehingga jika di dalam tubuh mengandung terlalu banyak vitamin ini, maka akan ikut dikeluarkan lewat urin. Artinya, mengonsumsi vitamin C dalam jumlah besar sebenarnya aman-aman saja karena akan langsung larut dan disekresikan. Namun, beberapa orang dengan metabolisme tertentu bisa jadi sensitif terhadap jumlah vitamin C yang berlebihan ini sehingga beberapa keluhan mungkin muncul, seperti diare, mual, muntah, kram perut, insomnia, dan sakit kepala.

Kapan Butuh Asupan Vitamin C Lebih Banyak

Ada beberapa kondisi dimana Anda membutuhkan asupan vitamin C yang lebih banyak dari biasanya. Meskipun lebih banyak, tentu saja jumlahnya sebaiknya tetap sesuai anjuran. Kondisi pertama adalah ketika luka di tubuh sulit atau makan waktu lama untuk sembuh. Tubuh yang kekurangan vitamin C akan kesulitan membentuk kolagen, yaitu zat yang dibutuhkan untuk meregenerasi sel kulit yang rusak. Saat kolagen tidak cepat dihasilkan, otomatis luka yang terjadi akan sembuh lebih lama dan rentan mengakibatkan infeksi.

Hal yang sama juga terjadi pada kulit yang mudah memar. Kondisi kedua adalah kulit kering. Kulit yang sehat akan banyak mengandung vitamin C yang berfungsi melindungi lapisan luar kulit dari bahaya radikal bebas, polusi dan sengatan matahari. Ketika tubuh kekurangan vitamin C, pelindung kulit juga akan menipis sehingga mudah terkontaminasi polusi yang menjadikannya kering. Kondisi ketiga adalah gusi berdarah. Ketika kurang vitamin C, jaringan pada gusi akan menjadi rapuh, begitu juga dengan pembuluh darah sehingga mudah pecah dan berdarah .

Dari sini bisa disimpulkan bahwa mengkonsumsi vitamin C dalam jumlah banyak sesuai aturan baik bagi kesehatan tubuh. Bahkan jika terjadi kelebihan dosis, hal ini bukanlah masalah sebab vitamin akan larut dan dikeluarkan lewat urin. Jadi, pastikan selalu mengonsumsi makanan dan suplemen yang mengandung vitamin C supaya gangguan kesehatan di atas juga tidak terjadi.

Subscribe to our newsletter

Subscribe and be the first to hear updates about PIM Pharmaceuticals.